bocah Ielaki itu menengadah, menatap bintang di langit, sebelum matanya kembali lekat yang sedang digenggamnya Buku yang tiba-tiba iiwanya ke dalam pusaran sepi, dan bayangan demi lesap seketika ke dalam benaknya, la selalu menanti seperti ini. Malam tampa halimun, awan, dan Malam yang tak seberapa terang dan langit dipenuhi Malam bersama buku ayahnya di beranda Vila.